Strategi “Spirit of Krakatoa”Lampung Selatan Siap Sambut Ratusan Investor Properti Nasional di HUT ke-54 REI

KALIANDA – Kabupaten Lampung Selatan memantapkan posisinya sebagai destinasi primadona investasi properti nasional. Hal ini menyusul terpilihnya Provinsi Lampung sebagai tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Realestat Indonesia (REI) yang dijadwalkan berlangsung pada 5–8 Mei 2026.
Kepastian tersebut mengemuka dalam audiensi strategis antara jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI, Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Lampung, bersama Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, di ruang kerja bupati, Rabu (22/4/2026).

Magnet Investasi dan Forum Bisnis Strategis

Wakil Ketua Umum DPP REI, Djoko Handoko Halim Santoso, menegaskan bahwa rangkaian HUT REI kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah instrumen penggerak ekonomi. Acara ini diproyeksikan akan dihadiri oleh pimpinan dari ratusan perusahaan pengembang papan atas di seluruh Indonesia.

“Kami akan menyelenggarakan business forum yang mempertemukan para pengembang besar nasional. Fokus kami adalah membuka tabir peluang investasi baru, di mana Lampung Selatan menjadi salah satu titik pusat perhatian utama karena keunggulan geospasialnya,” ujar Djoko.

Beberapa agenda utama yang akan dilaksanakan antara lain:

  • Forum Bisnis Nasional: Diskusi peluang investasi properti dan infrastruktur.
  • Aksi Lingkungan: Penanaman pohon di kawasan Kota Baru sebagai bentuk komitmen Green Development.
  • Wisata Edukasi: Eksplorasi ke kawasan ikonik Gunung Anak Krakatau.

Infrastruktur dan Potensi Wilayah

Menurut analisis REI, Lampung Selatan memiliki keunggulan komparatif yang sulit ditandingi daerah lain, di antaranya:

  1. Konektivitas Unggul: Keberadaan akses Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang memangkas waktu logistik dan mobilitas.
  2. Kawasan Pesisir Prospektif: Garis pantai yang panjang sangat potensial untuk pengembangan properti komersial, resor, dan destinasi wisata terpadu.
  3. Ikon Dunia: Keberadaan Gunung Anak Krakatau dan Gunung Rajabasa sebagai daya tarik magnetik bagi sektor pariwisata.

Respons Pemerintah Daerah: Memperkuat City Branding

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut optimis rencana besar tersebut. Baginya, kehadiran REI merupakan momentum emas untuk memperkenalkan wajah baru Lampung Selatan melalui konsep city branding “Spirit of Krakatoa”.
“Kami tengah menggaungkan Spirit of Krakatoa sebagai identitas daerah. Lampung Selatan bukan sekadar wilayah penyangga, melainkan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi yang mampu memberikan multiplier effect bagi kesejahteraan masyarakat lokal,” tegas Egi.
Egi juga menambahkan bahwa pemerintah kabupaten berkomitmen memberikan kemudahan dukungan bagi para calon investor yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan di daerahnya.

Sinergi Lintas Sektor

Hadir pula dalam pertemuan tersebut Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Anshori Djausal, yang turut menekankan pentingnya sinergi antara pembangunan infrastruktur provinsi dengan pengembangan kawasan permukiman yang direncanakan oleh REI.
Dengan kolaborasi antara kebijakan pemerintah daerah yang pro-investasi dan jaringan pengembang nasional REI, Lampung Selatan diprediksi akan mengalami akselerasi pembangunan properti yang signifikan pasca-perhelatan akbar di bulan Mei mendatang.
Kontak Media:
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan
Sekretariat DPD REI Provinsi Lampung

Read More Strategi “Spirit of Krakatoa”Lampung Selatan Siap Sambut Ratusan Investor Properti Nasional di HUT ke-54 REI
Wujud Kepedulian, Bupati Pringsewu Sambangi Kediaman Keluarga PMI dan Serahkan Bantuan Sosial

Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, melakukan kunjungan takziah ke kediaman almarhum Dedi Setiawan, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Rabu (22/4/2026).
Didampingi Kepala Dinas Sosial Debi Hardian, Kepala Pelaksana BPBD Nang Abidin Hasan, serta Ketua BAZNAS Pringsewu Untung Suhendro, kehadiran Bupati disambut hangat oleh pihak keluarga almarhum. Kunjungan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah duka yang menyelimuti warga.

Dukungan Moral bagi Keluarga Almarhum

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan sosial dan santunan dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu serta bantuan dari BAZNAS Kabupaten Pringsewu. Riyanto menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk empati dan dukungan moral nyata bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Kami menyampaikan rasa duka yang amat mendalam atas musibah yang terjadi. Semoga bantuan yang diberikan ini sedikit banyaknya dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban penderitaan keluarga almarhum,” ujar Bupati Riyanto.

Beliau juga memberikan apresiasi khusus kepada BAZNAS Kabupaten Pringsewu atas kontribusi aktifnya dalam menyalurkan dana umat untuk kemaslahatan masyarakat yang membutuhkan.

Latar Belakang Peristiwa

Sebagai informasi, almarhum Dedi Setiawan (53) dilaporkan meninggal dunia di Melaka, Malaysia, akibat penyakit TBC. Sebelum menghembuskan napas terakhir, almarhum sempat menjalani penahanan oleh pihak Imigrasi setempat. Kabar duka ini diterima melalui Konsulat Jenderal RI (KJRI) Johor Bahru pada 19 Maret 2026 lalu.
Setelah melalui proses administrasi, jenazah tiba di kampung halaman pada 16 April dengan fasilitasi penuh dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Perluas Jangkauan Bantuan Sosial

Selain mengunjungi keluarga almarhum Dedi Setiawan, agenda Bupati Riyanto Pamungkas bersama Wakil Bupati Umi Laila juga menyasar warga prasejahtera lainnya di wilayah Pringsewu. Bantuan turut diberikan kepada:

  1. Abdul Salam (70): Warga Pekon Sukaratu, Kecamatan Pagelaran. Seorang lansia penyandang disabilitas yang rumahnya roboh akibat hujan deras dan faktor usia bangunan yang sudah lapuk.
  2. Ibu Ani: Warga Pekon Siliwangi, Kecamatan Sukoharjo, yang merupakan salah satu penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
    Rangkaian kegiatan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam memberikan perlindungan sosial dan memastikan kehadiran negara bagi setiap warga yang tertimpa musibah.
Read More Wujud Kepedulian, Bupati Pringsewu Sambangi Kediaman Keluarga PMI dan Serahkan Bantuan Sosial
Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat, Kajati Lampung Resmikan Koperasi Adhyaksa Mandiri Sejahtera

LAMPUNG SELATAN – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Danang Suryo Wibowo, secara resmi meresmikan Koperasi Konsumen Adhyaksa Mandiri Sejahtera Lampung pada Rabu, 10 Desember 2025. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya penguatan ekonomi kerakyatan melalui sinergi antara lembaga hukum dan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Kajati Lampung didampingi oleh jajaran pejabat utama Kejati Lampung, antara lain Asisten Pembinaan, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun), Asisten Pengawasan, serta Asisten Pemulihan Aset. Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Selatan, Suci Wijayanti, beserta unsur Forkopimda Lampung Selatan.

Inovasi Padi Biosalin: Ubah Lahan Pesisir Jadi Potensi

Selain peresmian koperasi, agenda utama lainnya adalah pelaksanaan penanaman padi biosalin. Program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan daerah, khususnya memanfaatkan wilayah pesisir.
Kajari Lampung Selatan, Suci Wijayanti, menegaskan bahwa pengembangan varietas biosalin ini merubah paradigma masyarakat terhadap lahan asin.

“Pengembangan padi biosalin membuat masyarakat tidak lagi melihat lahan pesisir sebagai beban, melainkan sebagai potensi ekonomi yang besar,” ujar Suci dalam sambutannya.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengapresiasi inovasi agrikultur ini. Ia mengungkapkan bahwa hasil uji coba menunjukkan angka produksi yang sangat menjanjikan.

  • Hasil Produksi: 6 ton per hektare.
  • Luas Demplot: 2 hektare (tahap awal).
  • Karakteristik: Mampu tumbuh optimal di wilayah dengan kadar salinitas tinggi (pesisir).

Koperasi sebagai Motor Penggerak Kesejahteraan

Dalam arahannya, Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo menekankan bahwa Koperasi Konsumen Adhyaksa Mandiri Sejahtera harus dikelola secara profesional untuk menjadi wadah peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai motor penggerak pemberdayaan, kemandirian, dan penguatan kapasitas kelompok masyarakat,” tegas Danang.
Beliau juga berpesan agar masyarakat, khususnya petani dan pelaku UMKM, dapat memanfaatkan program Mitra Adhyaksa. Program ini menyediakan berbagai fasilitas penting, seperti:

  1. Pendampingan Hukum: Memastikan tata kelola usaha sesuai regulasi.
  2. Akses Permodalan: Membantu pengembangan skala usaha.
  3. Edukasi Usaha: Meningkatkan kompetensi dan nilai tambah bagi pelaku ekonomi lokal.
    Dengan adanya kolaborasi antara inovasi teknologi pertanian (padi biosalin) dan wadah ekonomi (koperasi), diharapkan kemandirian pangan di Lampung Selatan dapat terwujud secara berkelanjutan.
Kejati Lampung Berhasil Tagih Piutang Pelindo Rp1,53 Miliar ke Perusahaan Energi

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Tinggi Lampung kembali membuktikan efektivitas peran Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam mengawal aset dan keuangan negara. Melalui jalur mitigasi non-litigasi, Korps Adhyaksa sukses memulihkan keuangan negara senilai Rp1,53 miliar yang bersumber dari penyelesaian piutang perusahaan plat merah.
Keberhasilan ini disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Danang Suryo Wibowo, yang didampingi oleh Wakil Kepala Kejati, Suwandi, dalam konferensi pers resmi di Gedung Video Conference Pimpinan Kejati Lampung pada Selasa, 21 April 2026.

Kronologi dan Detail Pemulihan Aset

Pemulihan dana ini berawal dari adanya tunggakan piutang yang dialami oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Cabang Panjang terhadap PT Indo Energy Solution. Persoalan ini berkaitan erat dengan kewajiban pembayaran atas penggunaan aset lahan milik negara yang dikelola oleh Pelindo selama kurun waktu dua tahun.

  • Periode Tunggakan: 2022 hingga 2024.
  • Subjek Perkara: Penggunaan aset lahan negara.
  • Total Nilai Pemulihan: Rp1.534.737.270 (Satu miliar lima ratus tiga puluh empat juta tujuh ratus tiga puluh tujuh ribu dua ratus tujuh puluh rupiah).

Peran Strategis Jaksa Pengacara Negara (JPN)

Penyelesaian perkara ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kuasa Khusus (SKK) yang diberikan oleh Pelindo Regional 2 Cabang Panjang kepada Kejati Lampung. JPN berperan sebagai mediator sekaligus negosiator dalam koridor hukum non-litigasi (di luar pengadilan) untuk memastikan hak negara terpenuhi tanpa harus melalui proses persidangan yang panjang.

“Langkah ini merupakan implementasi nyata dari amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia. Kejaksaan memiliki wewenang penuh untuk bertindak sebagai pengacara negara demi kepentingan umum dan penyelamatan kekayaan negara,” ujar Kajati Lampung, Danang Suryo Wibowo.

Ringkasan Data Pemulihan

KeteranganDetail InformasiInstansi PemohonPT Pelindo (Persero) Regional 2 Cabang PanjangPihak TertunggakPT Indo Energy SolutionTotal Dana TerpulihkanRp1.534.737.270Metode PenyelesaianBantuan Hukum Non-Litigasi (Negosiasi)Dasar HukumUU No. 11 Tahun 2021Capaian ini menambah daftar panjang keberhasilan Bidang Datun Kejati Lampung dalam memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di wilayah Lampung, sekaligus memberikan pesan tegas mengenai pentingnya kepatuhan badan usaha swasta terhadap kewajiban penggunaan aset negara.

Read More Kejati Lampung Berhasil Tagih Piutang Pelindo Rp1,53 Miliar ke Perusahaan Energi
Ketua MPR RI: Kolaborasi Pusat-Daerah Kunci Lampung Selatan Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

KALIANDA – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa Kabupaten Lampung Selatan memiliki modalitas yang sangat besar untuk bertransformasi menjadi pilar utama kekuatan ekonomi di Provinsi Lampung. Hal ini dapat terwujud melalui sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah serta pengelolaan potensi lokal secara berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan Muzani saat melakukan kunjungan kerja di Kalianda, Lampung Selatan, pada Jumat. Menurutnya, letak geografis yang strategis dan kekayaan sumber daya alam menjadikan daerah ini sebagai “permata” yang harus dipoles dengan kebijakan yang tepat.

“Saya melihat Lampung Selatan memiliki potensi besar. Jika dikelola dengan konsisten dan kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah, daerah ini bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama di Lampung,” ujar Ahmad Muzani.

Fokus pada Fondasi Ekonomi Rakyat

Dalam kesempatan tersebut, Muzani memberikan apresiasi khusus terhadap arah kebijakan pembangunan di Lampung Selatan yang dinilai konsisten berpihak pada rakyat kecil. Ia menekankan bahwa keberlanjutan pembangunan di sektor-sektor krusial adalah harga mati untuk mencapai kesejahteraan merata.

  • Pertanian: Sebagai lumbung pangan yang menyokong kebutuhan daerah dan nasional.
  • Pariwisata: Memanfaatkan garis pantai dan keindahan alam untuk menarik investasi dan wisatawan.
  • UMKM: Sebagai tulang punggung ekonomi yang paling tahan terhadap guncangan krisis.
    “Menurut saya, pertanian, pariwisata, dan UMKM merupakan fondasi ekonomi rakyat yang perlu terus diperkuat secara berkelanjutan. Sektor-sektor inilah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah,” tambah Muzani.

Respons Pemerintah Daerah: Pembangunan yang Berdampak Nyata

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut baik kehadiran dan dukungan dari Ketua MPR RI. Ia menilai kunjungan ini merupakan momentum strategis untuk menyelaraskan program daerah dengan visi besar pemerintah pusat.
Egi menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen untuk memastikan setiap program pembangunan tidak hanya berhenti pada tataran administratif atau seremonial semata.
Target Utama Pembangunan Lampung Selatan:

SektorTarget Capaian
PertanianMeningkatkan nilai tambah (hilirisasi) produk tani agar petani lebih sejahtera.
PariwisataTransformasi destinasi lokal untuk pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya.
UMKMProgram “Naik Kelas” agar produk lokal mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
“Kami ingin setiap kebijakan memberikan dampak nyata. Sektor pertanian harus mampu meningkatkan nilai tambah bagi petani, pariwisata membuka lapangan kerja, serta UMKM kita dorong agar naik kelas dan lebih kompetitif,” tegas Bupati Egi.

Sinergi untuk Masa Depan

Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat koordinasi antara Pemkab Lampung Selatan dengan pemerintah pusat, terutama dalam hal dukungan infrastruktur dan bantuan teknis bagi para pelaku usaha di sektor pertanian dan UMKM.
Dengan dukungan dari pimpinan lembaga tinggi negara seperti Ketua MPR RI, Lampung Selatan optimis dapat mempercepat langkahnya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di gerbang Pulau Sumatera.

Bupati Lampung Selatan Hadiri Malam Penganugerahan Abpednas Jaga Desa Award 2026 di Jakarta

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menghadiri malam apresiasi dan penganugerahan Abpednas Jaga Desa Award 2026 yang berlangsung khidmat di Grand Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta, Minggu malam (19/4/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Lampung Selatan ini menjadi sinyal kuat sekaligus bentuk dukungan konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terhadap penguatan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Apresiasi Atas Transparansi Tata Kelola Desa

Ajang Abpednas Jaga Desa Award 2026 merupakan penghargaan bergengsi tingkat nasional yang diberikan kepada desa-desa dengan performa terbaik. Penilaian difokuskan pada keunggulan pengelolaan keuangan desa serta tingkat kepatuhan perangkat desa dalam penggunaan aplikasi Jaga Desa.
Selain sebagai seremoni pemberian penghargaan, kegiatan ini dirancang sebagai ruang evaluasi berkala sekaligus pemantik motivasi bagi pemerintah desa di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan publik dan administrasi keuangan.

Kolaborasi Strategis Kejaksaan RI dan Abpednas

Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) merupakan buah kolaborasi strategis antara Kejaksaan RI dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas). Sejak diinisiasi pada tahun 2023, program ini telah diakui sebagai langkah transformatif dalam mengawal pembangunan di tingkat akar rumput agar tetap bersih dari praktik penyimpangan.
Jaksa Agung RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Abpednas, ST Burhanuddin, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran desa dalam stabilitas nasional.

“Pembangunan desa merupakan fokus strategis pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan mendorong pemerataan ekonomi nasional. Melalui Jaga Desa, kita memastikan bahwa setiap rupiah dana desa digunakan tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas ST Burhanuddin.

Komitmen Lampung Selatan

Di sela-sela acara, Bupati Radityo Egi Pratama menyampaikan bahwa keikutsertaan Lampung Selatan dalam forum nasional ini adalah untuk menyerap aspirasi dan praktik terbaik (best practices) dari desa-desa teladan di Indonesia.
Ia berharap, semangat yang dibawa dari ajang ini dapat diimplementasikan oleh seluruh Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Lampung Selatan guna menciptakan pemerintahan desa yang profesional dan mandiri secara ekonomi.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi Kejaksaan RI, pengurus pusat Abpednas, serta para kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia yang berkomitmen pada pembangunan zona integritas di wilayah perdesaan.

Bupati Egi – Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua Umum Aspeksindo 2025-2030

Egi Pratama Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua Umum Aspeksindo 2025-2030

JAKARTA – Bupati Lampung Selatan, H. Radityo Egi Pratama, S.T., M.B.A., resmi mengemban amanah baru di tingkat nasional. Beliau dilantik sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) untuk masa bakti 2025-2030.
Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Selasa (14/4/2026). Acara ini merupakan bagian dari rangkaian pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Aspeksindo yang dirangkai dengan Seminar Nelayan Nasional.

Dorong Potensi Maritim Daerah

Kehadiran Radityo Egi Pratama dalam jajaran elite pengurus Aspeksindo diharapkan mampu membawa aspirasi daerah pesisir, khususnya Lampung Selatan, ke level kebijakan nasional. Dalam arahannya, Menteri Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengelola sumber daya laut secara berkelanjutan.

“Aspeksindo harus menjadi jembatan transformasi ekonomi biru di daerah. Saya berharap pengurus baru dapat mengakselerasi potensi kelautan kita menjadi kesejahteraan nyata bagi nelayan,” ujar Menteri KKP.

Komitmen untuk Lampung Selatan

Dipilihnya Bupati Lampung Selatan sebagai Wakil Ketua Umum bukan tanpa alasan. Posisi strategis Lampung Selatan sebagai gerbang masuk Pulau Sumatera dengan garis pantai yang panjang menjadikannya salah satu daerah kunci dalam peta maritim Indonesia.
Dengan jabatan baru ini, Egi Pratama berkomitmen untuk:

  • Memperjuangkan regulasi yang berpihak pada percepatan pembangunan infrastruktur pesisir.
  • Meningkatkan konektivitas antarwilayah kepulauan dan pesisir.
  • Mendorong inovasi teknologi bagi nelayan lokal guna meningkatkan hasil tangkapan dan nilai jual produk perikanan.

Sinergi Nasional

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah kepulauan di Indonesia, jajaran pejabat Kementerian KKP, serta perwakilan organisasi nelayan. Melalui momentum ini, Aspeksindo menegaskan posisinya sebagai wadah perjuangan daerah pesisir dalam mewujudkan kedaulatan maritim Indonesia yang inklusif.

Bupati Radityo Egi Pratama Pimpin Langsung Mediasi Ratusan Buruh PT San Xiong Steel Indonesia

KALIANDA – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, S.T., MBA, menunjukkan komitmen nyata dalam membela hak-hak masyarakat kecil. Beliau menerima langsung kehadiran ratusan buruh PT San Xiong Steel Indonesia di Aula Rajabasa Setdakab Lampung Selatan, Jumat (10/4/2026), guna menuntaskan persoalan upah yang belum dibayarkan pihak perusahaan selama 11 bulan.

Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut saat para perwakilan buruh menyampaikan keluh kesah mereka terkait kondisi ekonomi keluarga yang terpuruk akibat tidak adanya kepastian gaji hampir setahun lamanya.

Menanggapi hal itu, Bupati Radityo Egi Pratama bertindak tegas dengan memimpin langsung jalannya mediasi yang menghadirkan pihak manajemen perusahaan, Dinas Tenaga Kerja, serta perwakilan serikat pekerja. Dalam instruksinya, Bupati Egi menegaskan bahwa kesejahteraan buruh adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.

“Saya tidak ingin ada warga saya yang terabaikan haknya, apalagi menyangkut nafkah keluarga. Perusahaan memiliki tanggung jawab penuh, dan hari ini kita duduk bersama untuk memastikan adanya solusi konkret dan jadwal pembayaran yang jelas,” tegas Radityo Egi Pratama di hadapan para buruh.

Melalui mediasi yang berlangsung intensif tersebut, Bupati Egi berhasil mendorong kesepakatan tertulis. Pihak PT San Xiong Steel Indonesia berkomitmen untuk segera memenuhi hak-hak pekerja sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku di bawah pengawasan ketat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Solusi yang dihasilkan dalam pertemuan ini disambut dengan rasa syukur oleh para buruh. Kepemimpinan Bupati Egi yang turun tangan langsung dianggap sebagai angin segar bagi penegakan keadilan tenaga kerja di wilayah Lampung Selatan.

Seusai pertemuan, Bupati Egi juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal proses pembayaran tersebut hingga hak terakhir setiap pekerja terpenuhi secara utuh.

Radityo Egi Pratama Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2026

Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, S.T., MBA, kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Beliau resmi dianugerahi penghargaan sebagai Top Pembina BUMD 2026 dalam ajang bergengsi Top BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, [Masukkan Tanggal, misal: Selasa, 14 April 2026].

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan strategis dan dedikasi tinggi Bupati Radityo Egi Pratama dalam membina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayah Lampung Selatan. Di bawah arahannya, BUMD di Lampung Selatan dinilai berhasil menunjukkan peningkatan performa yang signifikan, baik dari segi tata kelola perusahaan (good corporate governance), inovasi layanan, maupun kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam keterangannya, Bupati Radityo Egi Pratama menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah dan pengelola BUMD.

“Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi pribadi, melainkan bukti komitmen kita bersama untuk memajukan perekonomian daerah. Kami akan terus mendorong BUMD agar lebih profesional, inovatif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lampung Selatan,” ujar Radityo Egi Pratama.

Ajang Top BUMD Awards 2026 merupakan kegiatan pembelajaran dan penghargaan BUMD terbesar di Indonesia. Kriteria penilaian dalam ajang ini meliputi aspek prestasi (achievement), perbaikan (improvement), dan kontribusi (contribution) yang dilakukan BUMD bagi pembangunan daerah dan nasional.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran OPD dan pengelola unit usaha daerah di Lampung Selatan untuk terus berinovasi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.

Read More Radityo Egi Pratama Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2026