Prabowo Dijadwalkan Rayakan May Day di Monas dan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dipastikan akan merayakan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 mendatang bersama ribuan pekerja di Kawasan Monas, Jakarta. Selain menghadiri perayaan tersebut, Presiden juga dijadwalkan bertolak ke Nganjuk, Jawa Timur, untuk meresmikan Museum Marsinah sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol perjuangan buruh nasional.
Informasi strategis ini disampaikan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, dalam acara Halal Bihalal KSPSI yang digelar di Tangerang, Banten, pada Selasa (14/4). Acara tersebut turut dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran pimpinan buruh lainnya.
Kehadiran Presiden di Titik Massa
Andi Gani menjelaskan bahwa kepastian kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut merupakan hasil dari pertemuan terbatas di Istana Kepresidenan dua pekan lalu. Kehadiran Presiden Prabowo di tengah massa buruh di Monas dinilai sebagai sinyal kuat komitmen pemerintah dalam mendengarkan aspirasi pekerja secara langsung.
“Dua minggu lalu saya dipanggil oleh Presiden Republik Indonesia untuk membahas May Day. Dipastikan Bapak Presiden Prabowo Subianto akan berada di tengah-tengah kita di Monas untuk merayakan May Day 2026,” ujar Andi Gani di hadapan para anggota KSPSI.
Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
Usai melangsungkan agenda di Jakarta, Presiden Prabowo beserta rombongan dijadwalkan terbang menuju Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Agenda utama di sana adalah peresmian Museum Marsinah, sebuah institusi yang didirikan untuk mengenang jasa dan keberanian Marsinah, aktivis buruh yang menjadi ikon perjuangan hak-hak pekerja di Indonesia.
Andi Gani menekankan bahwa peresmian ini akan menjadi momentum bersejarah bagi gerakan buruh tanah air.
“Bapak Presiden, Bapak Kapolri, dan 115 Pimpinan Konfederasi Serikat Buruh akan hadir langsung di Nganjuk. Ini adalah penghormatan besar bagi almarhumah Ibu Marsinah dan seluruh pejuang buruh di Indonesia,” tambahnya.Sinergi Buruh dan Pemerintah
Kehadiran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara Halal Bihalal ini juga mempertegas komitmen kepolisian dalam mengawal perayaan May Day agar berjalan kondusif, aman, dan bermartabat.
Read More Prabowo Dijadwalkan Rayakan May Day di Monas dan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
Kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi buruh diharapkan dapat menciptakan iklim ketenagakerjaan yang lebih harmonis. Peresmian Museum Marsinah oleh Presiden sendiri dipandang sebagai langkah rekonsiliatif dan edukatif agar sejarah perjuangan buruh tetap hidup bagi generasi mendatang.

